"Maria!" Analisis Naratif Yohanes 20:11-18 sebagai Dekonstruksi Patriarki dan Implikasinya bagi Perempuan Amanuban, Timor Tengah Selatan

Authors

  • Jenifer Astin Septiana Sekolah Tinggi Filsafat Theologia Indonesia Timur di Makassar Author
  • Rendy Tlonaen Sekolah Tinggi Filsafat Theologia Indonesia Timur di Makassar Author

DOI:

https://doi.org/10.70418/lkt.v4i1.140

Keywords:

Dekonstruksi patriarki, kritik naratif, Maria Magdalena, Amanuban, Yohanes 20:11-18.

Abstract

Kebangkitan Yesus Kristus membawa tatanan baru bagi kehidupan manusia. Injil Yohanes 20:11-18 menyajikan narasi kebangkitan yang unik karena menampilkan Maria Magdalena, seorang perempuan, sebagai saksi utama dan penerima pengutusan untuk memberitakan berita kebangkitan kepada murid-murid. Tulisan ini bertujuan menganalisis fungsi unsur naratif: plot, karakterisasi, dan setting dalam Yohanes 20:11-18 untuk mendekonstruksi patriarki, serta implikasinya bagi kebudayaan masyarakat Amanuban, Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka dan pisau analisis kritik naratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: pertama, plot narasi berbentuk U-Shaped Plot (plot perubahan pengetahuan), yakni Maria Magdalena bergerak dari duka menuju pengenalan akan Yesus yang bangkit, lalu berujung pada pengutusan dan kesaksian. Panggilan nama "Maria!" oleh Yesus menjadi titik balik yang mengembalikan identitas perempuan yang sering kali tenggelam dalam struktur patriarki. Kedua, karakterisasi Maria Magdalena sebagai tokoh dinamis yang tidak dicirikan oleh relasi dengan laki-laki menempatkannya sebagai saksi utama kebangkitan—sesuatu yang "asing" dalam tradisi Yahudi patriarkal maupun budaya Amanuban. Ketiga, latar sosial narasi justru dibongkar: Yesus memilih perempuan yang kesaksiannya tidak dianggap sah sebagai saksi pertama kebangkitan. Narasi ini mendekonstruksi patriarki dan membuka ruang bagi perempuan Amanuban untuk bergerak dari ruang domestik menuju ruang publik, tanpa melupakan tanggung jawab keluarga.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Atmodjo, Sunarno Sastro. Gunawanetal Yusuf. Teologi Kontemporer (Jawa Tengah: Eureka Media Aksara, 2022).

Barth-Frommel, Marie Claire. Hati Allah Bagaikan Hati Seorang Ibu : Pengantar Teologi Feminis (Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2003).

Drane John. Memahami Perjanjian Baru: Pengantar Historis-Teologis, Dalam Bab 4 Tentang Kitab-Kitab Injil, (Jakarta: PT BPK Gunung Mulia, 2019).

Duyverman M.E. Pembimbing ke dalam Perjanjian Baru, Dalam Bab 3 Tentang Pembimbing Khusus (Special Introduction), (Jakarta: PT BPK Gunung Mulia, 2023).

Guthrie Donald. Pengantar Perjanjian Baru Volume 1: New Testament Introduction, (Surabaya: Momentum, 2012).

Hakh Samuel Benyamin. Perjanjian Baru: Sejarah, Pengantar, dan Pokok-Pokok Teologisnya, Dalam Bab 4 Tentang Tulisan-Tulisan dalam Perjanjian Baru, (Jakarta: PT BPK Gunung Mulia, 2024).

Kolimon Mery. Misi Pemberdayaan Perspektif Teologi Feminis, Dalam Bab 26 tentang Makna Pengeseran Identitas Perempuan Dalam Pertemuan Anatara Kekristenan dan Budaya Lokal, (Jakarta: PT BPK Gunung Mulia, 2022).

Resseguie, James L, Narrative Criticism of the New Testament: An Introduction. Grand Rapids, MI: Baker Academic, 2005.

Sari May Linda. Empat Perempuan dalam Ijil Yohanes Perspektif Analisis Sosio-Retorika, Dalam Bab 5 Tentang Analisis Sosio-Retorika Teks-Teks Injil Yohanes Mengenai Empat Perempuan, (Jakarta: PT BPK Gunung Mulia, 2024).

Septiana, Jenifer A. “Haruskah Saya Diam? Menyelami Pesan Dibalik Teks 1 Korintus 14:34-35”, dalam Teologi Solidaritas: Refleksi Kontekstual di Tengah Polikrisis 1, 360-374, Yayasan Oase Intim, 2025.

Siahaan S.M. Pengharapan Mesias dalam Perjanjian Lama, Dalam Bab 1 Tentang Pengertian Mesias, (Jakarta: PT BPK Gunung Mulia, 2008).

Sitompul A.A dan Beyer Ulrich. Metode Penafsiran Alkitab (Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2017).

Suhartono, Martin. SJ. Kasih Dalam Kisah Dan Kisah Dalam Kasih (Yogyakarta: Lembaga Pengembangan Kateketik Puskat, 1999).

Wahono S. Wismoady. DI SINI KUTEMUKAN: Petunjuk Mempelajari Dan Mengajarkan Alkitab, Dalam Bab 3 Tentang Perjanjian Baru, (Jakarta: PT BPK Gunung Mulia, 2009).

Jurnal/ Tabloid

Iman, Raymon. Makna Kebangkitan Yesus Kristus Menurut Metropolitan Hilarion Alfeyev: Sebagai Jalan Keslamatan bagi Manusia, Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen 4. No. 1. (Juni 2023).

Nurissa, Fahriana. Dkk. Pendekatan Kualitatif Dalam Penelitian : Strategi, Tahapan Dan Analisis Data, Jurnal Teknologi Pendidikan dan Pembelajaran 2. No.3 (2025).

Setiawan Iwan. Dkk. Kajian Teologis Terhadap Status Perempuan dalam Perjanjian Baru, Jurnal Missio Ecclesiae 10. No. 2 (Oktober 2021).

Website dan Artikel

Lingkaran Studi Filsafat. Definisi Perempuan Dari Segi Hukum. Diakses 12 September 2026, https://share.google/mgTeIVM8tsj40A5aC.

Wikipedia. Pengertian Perempuan. Diakses 12 September 2026, https://share.google/Z2mD4V5oeTxdheCrr.

Kamus Besar Bahasa Indonesia. Definisi Perempuan. Diakses 12 September 2026, https://share.google/BoqF9pWone0d4Rgf5.

Wikipedia. Lokasi Makan Yesus. Diakses 16 September 2026, https://share.google/Z2mD4V5oeTxdheCrr.

Skripsi

Septiana, Jenifer A., Bukan Tulang Rusuk Adam: Eksegese teks Kejadian 2:18-25 dan Relevansinya bagi masa Kini [Skripsi], Sekolah Tinggi Theologia Indonesia bagi-an Timur, 2009

Downloads

Published

2026-09-29

How to Cite

"Maria!" Analisis Naratif Yohanes 20:11-18 sebagai Dekonstruksi Patriarki dan Implikasinya bagi Perempuan Amanuban, Timor Tengah Selatan. (2026). LOKO KADA TUO: Jurnal Teologi Kontekstual Dan Oikumenis, 4(1), 67-77. https://doi.org/10.70418/lkt.v4i1.140