Aku Mengandung : Analisis Subalternitas Batsyeba 2 Samuel 11:1-27
DOI:
https://doi.org/10.70418/lkt.v3i1.118Keywords:
Batsyeba, Daud, Spivak, subaltern, dominasi, kekuasaanAbstract
Tulisan ini menganalisis subalternitas Batsyeba berdasarkan pandangan Gayatri C. Spivak terhadap teks 2 Samuel 11:1-27. Bastyeba merupakan kaum yang lemah tidak diperhitungkan berdasarkan budaya patriakal sehingga dalam narasi, kehadirannya hanya melalui tindakan. Tujuan utama dari penulisan ini adalah menganalisis subalternitas Batsyeba melalui ungkapan “aku mengandung” dan ratapannya setelah kematian Uria. Pendekatan naratif-kualitatif digunakan untuk melihat posisi Batsyeba dengan menggunakan berbagai literatur yang mendukung pengungkapan subaltern Batsyeba. Berdasarkan analisis teks, konteks sosial budaya dan subaltern Spivak menunjukkan Batsyeba adalah subaltern yang memanfaatkan celah dalam kekuasan Daud, jika dibandingkan dengan tradisi suttee yang digunakan Spivak maka Batsyeba merupakan kaum lemah yang berhasil membebaskan diri dari kolonialisme. Selama ini posisi Batsyeba tidak mendapat ruang selain dalam pembahasan feminis tetapi melalui pendekatan poskolonial Batsyeba berhasil melawan dominasi Daud.
Downloads
References
Afandi, Abdullah Khozin. “Konsep Kekuasan Michel Foucault.” Teosofi: Jurnal Tasawuf dan Pemikiran Islam 2, no. 1 (2012): 132–49.
Barth, Christoph, and Marie Claire Barth Frommel. Teologi Perjanjian Lama 2. Jakarta: BPK Giunung Mulia, 2016.
Brueggemann, Walter. Interoretation A Bible For Teaching and Preaching First and Second Samuel. Westminster: John Knox Press, 1990.
Hardiman, Bud F. Kebenaran dan Para Kritikusnya Mengulik Idea Besar yang Memandu Zaman Kita. Yogyakarta: PT Kanisisus, n.d.
Kantohe, Angelly Christisya. “Solidaritas Yesus terhadap Kaum Miskin: Studi Herme-neutik Lukas 21:1–4 Dengan Perspektif Subaltern Gayatri Spivak.” GEMA TEO-LOGIKA 6, no. 2 (2023): 249–64.
Kayaman, Margareta Florida. “Tubuh Korban Belenggu Budaya Patriarkal Me-nyuarakan Teologi Tubuh: Hermeneutik Trauma Terhadap Narasi 2 Samuel 13:1-22.” Dunamis: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristiani 9, no. 2 (2025): 718–37. https://doi.org/10.30648/dun.v9i2.1476.
Kim, Yoon Kyung. “Reading the People as a Subaltern Character in 2 Kings 7.” Canon & Culture 13, no. 2 (2019): 139–75.
Kristiawan, Danang. “Interpretasi Alkitab Poskolonial di Asia: Belajar dari Sugirtha-rajah.” Gema TEOLOGI 33, no. 1 (2009): 1–21.
McKenzie, Steven, and John Kaltner. New Meaning for Ancient Texts. Westminster: John Knox Press, 2013.
Mila, Suryaningsi. “Perempuan, Tubuhnya dan Narasi Perkosaan dalam Ideologi Patriarki: Kajian Hermeneutik Feminis terhadap Narasi Perkosaan Tamar da-lam II Samuel 13:1-22.” Indonesian Journal of Theology 4, no. 1 (2016): 78–99.
Morton, Stephen. Gayatri Spivak : Etika, Subalternitas & Kritik Penalaran POSKOLONI-AL. Yogyakarta: Penerbit Pararaton, 2008.
Muryati, Alvin Koswanto, Yusak Setianto, and Melvin Abrillian. “Kekerasan Seksual dan Relasi Kuasa: Tinjauan Plot Narasi 2 Samuel 11:1-27.” Dunamis: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristiani 7, no. 2 (2023): 646–59. https://doi.org/10.30648/dun.v7i2.822.
Mustofa, Misbah. “Analisis Disiplin dan Kuasa Tubuh Michel Focault dalam Ke-hidupan Santri Pondok Kebon Jambu Al-Islamy Pesantren Babakan Ciwaringin Cirebo.” YAQZHAN 3, no. 1 (2017): 158–72.
Paterson, Robert M. Tafsir Alkitab Kontekstual-Oikumenis 1 & 2 Samuel. Jakarta: BPK Giunung Mulia, 2017.
Piu, Piermarco. “The Journey of Subalternity in Gayatri Spivak’s Work: Its Sociologi-cal Relevance.” The Sociological Review 71, no. 6 (2023): 1258–76.
Pradita, Yola. “Memaknai Kisah Daud dan Batsyeba melalui Kritik Naratif dalam Teks 2 Samuel 11:1-27.” DANUM PAMBELUM : Jurnal Teologi Dan Musik Gereja 1, no. 1 (2021): 37–55.
Sanderan, Rannu, and Yohanes Krismantyo Susanta. “Pemahaman tentang Sayap dalam Kitab Rut: Studi Kritik Naratif.” KAMASEAN: JURNAL TEOLOGI KRISTEN 2, no. 1 (n.d.): 47–58.
Setiawan, Rahmat. “Subaltern, Politik Etis, dan Hegemoni dalam Perspektif Spivak.” Poetika : Jurnal Ilmu Sastra VI, no. 1 (2018): 13–25. https://doi.org/DOI%252010.22146/poetika.35013.
Sitanggang, Murni Hermawaty. “Betsyeba: Korban atau Penggoda? Mengkaji Posisi Batsyeba di Dalam 2 Samuel 11.” CHARISTHEO Jurnal Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen 2, no. 1 (2022): 1–15.
Susanta, Yohanes Krismantyo. “Teologi Biblika Kontekstual di Seputar Persoalan Perempuan, Keturunan, dan Kemandulan.” Religious : Jurnal Studi Agama-Agama dan Lintas Biudaya 3, no. 2 (n.d.).
Wahono, S. Wismoady. Di Sini Kutemukan. Jakarta: BPK Giunung Mulia, 2015.
Zaluchu, Sonny, Mesiwarati Waruwu, and Martina Novalina. “Batsyeba: Dari Selingkuhan Menjadi Ibu Suri dan Leluhur Kristus.” Khazanah Theologia, 3, no. 3 (2021): 161–170.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Dinda Putri Aprilianty S. (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.




