Citra Allah di Alam Maya: Suatu Kajian Teologis tentang Martabat Manusia di Era Digital
DOI:
https://doi.org/10.70418/lkt.v3i1.115Keywords:
Martabat manusia, Citra Allah, Etika DigitalAbstract
Penelitian ini bertujuan mengkaji konsep teologis martabat manusia ("Citra Allah") di era digital, serta menganalisis dampak perkembangan teknologi digital yang pesat terhadap martabat manusia. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan kajian pustaka secara deskriptif-analitis untuk menggambarkan tantangan seperti ciberbullying, disinformasi, dan eksploitasi data pribadi yang mengancam martabat manusia di dunia maya. Penelitian ini mengintegrasikan prinsip-prinsip teologi dengan fenomena digital untuk menawarkan perspektif konstruktif dalam melindungi dan meningkatkan martabat manusia di era digital. Temuan menunjukkan teknologi digital memberikan peluang memperkuat hubungan sosial dan pertumbuhan spiritual, namun juga menghadirkan risiko dehumanisasi dan pelanggaran etika. Penelitian menegaskan pentingnya landasan nilai teologis dalam etika digital untuk menciptakan komunitas online yang menghormati dan inklusif, serta perlunya edukasi, kebijakan, dan keterlibatan spiritual guna menjaga martabat manusia. Tulisan ini menegaskan refleksi teologis dalam menghadapi tantangan digital kontemporer
Downloads
References
Emmeria Tarihoran, “PEMBENTUKAN KATEKIS ZAMAN MODERN : MEMAHAMI MAKNA BIBLIS - TEOLOGIS MARTABAT,” 2024, 122–35.
Antonius Moa, “Manusia Sebagai Co-Creator Allah: Sebuah Refleksi Etis-Teologis Atas Kerja Menurut Paham Ensiklik Laborem Exercens,” Logos: Jurnal Filsafat – Teologi 6, no. 2 (2008): 98–107.
Sinta Indi Astuti, Septo Pawelas Arso, and Putri Asmita Wigati, “Martabat Manusia,” Analisis Standar Pelayanan Minimal Pada Instalasi Rawat Jalan Di RSUD Kota Semarang 3 (2015): 103–11,
MS. Theodorus Sudimin, melindungi martabat manusia bahan kuliah teologi moral hidup (universitas katolik soegujapranata, 2020).
Vincent Gaspersz, “Kristus Di Era Digital : Menjembatani Teologi Dan Teknologi Da-lam Masyarakat 5 . 0,” VoxVeritatisJurnalTeologidanPendidikanAgamaKristen, 2023, 110.
Yuliana Jawa, “Martabat Manusia Di Era Digital : Relevansi Redemptor Hominis Di Tengah Perubahan Sosial,” 2024, 140–48.
Rikardus Jehaut & Fredrikus Djelahu Maigahoaku, “Gereja, Era Digital Dan Layanan Rohani: Mem-baca Tantangan, Menimbang Peluang,” Jurnal Alternatif Wacana Ilmiah Interkultural 11, no. 2 (2023): 46–58,.
Komisi Kateketik KWI, Katekese Di Era Digital Peran Imam Dan Katekis Dalam Karya Katekese (JAKARTA: PT KANISIUS, 2016).
Rumondang Lumban Gaol and Resmi Hutasoit, “Media Sosial Sebagai Ruang Sakral: Gereja Yang Bertransformasi Bagi Perkembangan Spiritualitas Generasi Z Da-lam Era Digital,” KENOSIS: Jurnal Kajian Teologi 7, no. 1 (2021): 146–72,
Antonius P Sipahutar et al., “Keluhuran Martabat Manusia Sebagai Imago Dei : Pan-dangan Teologi Gereja Katolik Cerminan Rendahnya Kesadaran Sebagian Orang Atas Tugas Luhur Dan Mulia Yang,” no. 355 (2024).
Yonatan Alex Arifianto, Jirmia Dofi Suharijono, and Adi Sujaka, “Eksplorasi Rohani Sebagai Pertumbuhan Spiritualitas Dalam Ruang Virtual: Misi Kekristenan Di Era Digital,” TELEIOS: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen 4, no. 1 (2024): 64–72,
Agustina Hutagalung, “Filsafat Ilmu Teologi Dalam Era Digital,” Jurnal Budi Pekerti Agama Kristen Dan Katolik Volume. 3 Nomor. (2025): Hal. 35-50.
Tony Salurante, “Misional Eklesiologi Budaya Digital: Mengurai Tantangan Gejala Transhumanis Dan Cyborg,” Phronesis: Jurnal Teologi Dan Misi 6, no. 2 (2023): 292–303,
Moa, “Manusia Sebagai Co-Creator Allah: Sebuah Refleksi Etis-Teologis Atas Kerja Menurut Paham Ensiklik Laborem Exercens.”
Mangido Nainggolan et al., “Perspektif Alkitab Mengenai Bullying” 2, no. 2 (2024): 1180–86.
Firman Gea, “Krisis Demokrasi Di Era Digital: Tantangan Dan Solusi Dalam Pengel-olaan Informasi,” Literacy Notes 1, no. 2 (2023): 1–12,
Simeri Hati Sarumaha et al., “TANGGUNG JAWAB ETIS REMAJA KRISTEN DI ERA DIGITALISASI : SUATU PANGGI-LAN DALAM” 02, no. 1 (2024): 22–39.
Pematang Jering, “Keamanan Online Dalam Media Sosial : Pentingnya Perlindungan Data Pribadi Di Era Digital ( Studi Kasus Desa Jurnal Pengabdian Nasional ( JPN ) Indonesia” 6, no. 1 (2025): 38–52.
Romi Mesra Widya Pramesti, “Transformasi Identitas Sosial Era DigitalAnalisis In-teraksi Manusia Da-lam Pengaruh Media Sosial Di LingkunganTB Samson Ka-bupaten Seputih Agung, Lampung Tengah,” Etic (Edu-cation and Social Sci-ence Journal) 1, no. 3 (2024): 160–67,.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 lia layukan (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.




